makin malam makin asyik

Cerita Ngentot Teman Adikku Yang Manis

22nd May 2013 | Cat: cerita dewasa | 37607 Views |

Cerita Ngentot Teman Adikku Yang Manis- Spesial Update Foto Imut Cantik pengembaramalam.com kali ini akan berbagi informasi unik seputar Berita Harian Dewasa Terbaru Posting Pilihan Cerita Dewasa~vidio 3gp~ Berita Heboh~ Unik Asik Semoga Postingan Kali ini lebih menghibur Pecinta pengembaramalam.com Foto Hot ~ABG` Artis model Cantik IMut, Igo BugilCewek Bispak Tante.

Cerita Ngentot Teman Adikku Yang Manis

Cerita ini berawal ketika aku pacaran dengan diah . diah adalah seorang gadis mungil dengan tubuh yang seksi dan dibalut oleh kulit yang putih mulus . Walaupun payudaranya tidak terlalu besar, ya . . kira-kira berukuran 34 lah . Selama pacaran, kami belum pernah berhubungan badan . Hanya saja kalau nafsu sudah tidak bisa ditahan, biasanya kami melaku kan oral seks .

diah memiliki dua orang adik perempuan yang cantik . Adiknya yang pertama, namanya Elsa, juga mempunyai kulit yang putih mulus . Namun payudaranya jauh lebih besar daripada kakaknya . Menurut kakaknya, ukurannya 36B . Inilah yang selalu menjadi perhatianku kalau aku sedang ngapel ke rumah diah . Payudaranya yang berayun-ayun kalau sedang berjalan, membuat penisku berdiri tegak karena membayangkan betapa enaknya memegang payudaranya . Sedangkan adiknya yang kedua masih kelas 2 SMP . Namanya Agnes . Tidak seperti kedua kakaknya, kulitnya berwarna sawo matang . Tubuhnya semampai seperti seorang model cat walk . Payudaranya baru tumbuh . Sehingga kalau memakai baju yang ketat, hanya terlihat tonjolan kecil dengan puting yang mencuat . Walaupun begitu, gerak-geriknya sangat sensual .

Pada suatu hari, saat di rumah diah sedang tidak ada orang, aku datang ke rumahnya . Wah, pikiranku langsung terbang ke mana-mana . Apalagi diah mengenakan daster dengan potongan dada yang rendah berwarna hijau muda sehingga terlihat kontras dengan kulitnya . Kebetulan saat itu aku membawa VCD yang baru saja kubeli . Maksudku ingin kutonton berdua dengan diah . Baru saja hendak kupencet tombol play, tiba-tiba diah menyodorkan sebuah VCD porno .
Hei, dapat darimana sayang? tany aku sedikit terkejut .
Dari teman . Tadi dia titip ke diah karena t aku t ketahuan ibunya, katanya sambil duduk di pangkuanku .
Nonton ini aja ya sayang . diah kan belum pernah nonton yang kayak gini, ya? pintanya sedikit memaksa .
Oke, terserah kamu, jawabku sambil menyalakan TV .

Beberapa menit kemudiah, kami terp aku pada adegan panas demi adegan panas yang ditampilkan . Tanpa terasa penisku mengeras . Menusuk-nusuk pantat diah yang duduk di pangkuanku . diah pun memandang ke arahku sambil tersenyum . Rupanya dia juga merasakan .
Ehm, kamu udah terangsang ya sayang? tanyanya sambil mendesah dan kemudiah mengulum teling aku . aku hanya bisa tersenyum kegelian . Lalu tanpa basa-basi kuraih bibirnya yang merah dan langsung kucium, kujilat dengan penuh nafsu . Jari-jemari diah yang mungil mengelus-elus penisku yang semakin mengeras .

Lalu beberapa saat kemudiah, tanpa kami sadari ternyata kami sudah telanjang bulat . Segera saja diah kugendong menuju kamarnya . Di kamarnya yang nyaman kami mulai mel aku kan foreplay . Kuremas payudaranya yang kiri . Sedangkan yang kanan kukulum putingnya yang mengeras . Kurasakan payudaranya semakin mengeras dan kenyal . Kuganti posisi . Sekarang lidahku liar menjilati vaginanya yang basah . Kuraih klitorisnya, dan kugigit dengan lembut .

Aahh . . ahh . . sa . . sayang, diah udah nggak kuat . . emh . . ahh . . diah udah mau keluar . . aackh . . ahh . . ahh! Kurasakan ada cairan hangat yang membasahi muk aku . Setelah itu, kudekatkan penisku ke arah mulutnya . Tangan diah meremas batangku sambil mengocoknya dengan perlahan, sedangkan lidahnya memainkan buah pelirku sambil sesekali mengulumnya . Setelah puas bermain dengan buah pelirku, diah mulai memasukkan penisku ke dalam mulutnya . Mulutnya yang mungil tidak muat saat penisku masuk seluruhnya . Tapi ku aku i sedotannya memang nikmat sekali . Sambil terus mengulum dan mengocok batang penisku, diah memainkan puting susuku . Sehingga membuatku hampir ej aku lasi di mulutnya . Untung masih dapat kutahan . aku tidak mau keluar dulu sebelum merasakan penisku masuk ke dalam vaginanya yang masih perawan itu .

Saat sedang hot-hotnya, tiba-tiba pintu kamar terbuka . aku dan diah terkejut bukan main . Ternyata yang datang adalah kedua adiknya . Keduanya spontan berteriak kaget .
Kak diah, apa-apan sih? Gimana kalau ketahuan Mama? teriak Agnes . Sedangkan Elsa hanya menunduk malu . aku dan diah saling berpandangan . Kemudiah aku bergerak mendekati Agnes . Melihatku yang telanjang bulat dengan penis yang berdiri tegak, membuat Agnes berteriak tertahan sambil menutup matanya .
Iih . . Kakak! jeritnya . Itunya berdiri! katanya lagi sambil menunjuk penisku . aku hanya tersenyum melihat tingkah l aku nya .
Setelah dekat, kurangkul dia sambil berkata, Agnes, Kakak sama Kak diah kan nggak ngapa-ngapain . Kita kan lagi pacaran . Yang namanya orang pacaran ya . . kayak begini ini . Nanti kalo Agnes dapet pacar, pasti ngel aku in yang kayak begini juga . Agnes udah bisa apa belum? tany aku sambil mengelus pipinya yang halus . Agnes menggeleng perlahan .
Mau nggak Kakak ajarin? tany aku lagi . Kali ini sambil meremas pantatnya yang padat .
Mmh, Agnes malu ah Kak, desahnya .
Kenapa musti malu? Agnes suka nggak sama Kakak? kat aku sambil menciumi belakang lehernya yang ditumbuhi rambut halus .
Ahh, i . . iya . Agnes udah lama suka ama Kakak . Tapinya nggak enak sama Kak diah, jawabnya sambil memejamkan mata .

Tampaknya Agnes menikmati ciumanku di lehernya . Setelah puas menciumi leher Agnes,aku beralih ke Elsa .
Kalo Elsa gimana? Suka nggak ama Kakak? Elsa mengangguk sambil kepalanya masih tertunduk .
Ya udah . Kalo gitu tunggu apa lagi, kat aku sambil menggandeng keduanya ke arah tempat tidur .
Elsa duduk di pinggiran tempat tidur sambil kusuruh untuk mengulum penisku . Pertamanya sih dia nggak mau, tapi setelah kurayu sambil kuraba payudaranya yang besar itu, Elsa mau juga . Bahkan setelah beberapa kali memasukkan penisku ke dalam mulutnya, Elsa tampaknya sangat menikmati tugasnya itu . Sementara Elsa sedang memainkan penisku, aku mulai merayu Agnes . Agnes, bajunya Kakak buka ya? pint akusedikit memaksa sambil mulai membuka kancing baju sekolahnya . Lalu kulanjutkan dengan membuka roknya . Ketika roknya jatuh ke lantai, terlihat CD-nya sudah mulai basah .

Segera saja kulumat bibirnya dengan bibirku . Lidahku bergerak-gerak menjilati lidahnya . Agnes pun kemudiah mel aku kan hal yang sama . Sambil tetap menciumi bibirnya, tanganku bermaksud membuka BH-nya . Tapi segera ditepiskannya tanganku .
Jangan Kak, malu . Dada Agnes kan kecil, katanya sambil menutupi dadanya dengan tangannya . Dengan tersenyum kuajak dia menuju ke kaca yang ada di meja rias . Kusuruh dia berkaca . Sementara aku ada di belakangnya . Dibuka dulu ya! kat aku membuka kancing BH-nya sambil menciumi lehernya .

Setelah BH-nya kujatuhkan ke lantai, payudaranya kuremas perlahan sambil memainkan putingnya yang berwarna coklat muda dan sudah mengeras itu . Nah, kamu lihat sendiri kan . Biar dada kamu kecil, tapi kan bentuknya bagus . Lagian kamu kan emang masih kecil, wajar aja kalo dada kamu kecil . Nanti kalo udah gede, dada kamu pasti ikutan gede juga, kat aku sambil mengusapkan penisku ke belahan pantatnya . Agnes mendesah keenakan . Kepalanya bersandar ke dad aku . Tangannya terkulai lemas . Hanya nafasnya saja yang kudengar makin memburu . Segera kugendong dia menuju ke tempat tidur . Kutidurkan dan kupelorotkan CD-nya . Bulu kemaluannya masih sangat jarang . Menyerupai bulu halus yang tumbuh di tangannya . Kulebarkan kakinya agar mudah menuju ke vaginanya . Kucium dengan lembut sambil sesekali kujilat klitorisnya . Sementara Elsa kusuruh untuk meremas-remas payudaranya adiknya itu . Aahh . . ach . . ge . . geli Kak . Tapi nikmat sekali, aahh terus Kak . Jangan berhenti . Mmh . . aahh . . ahh .

Setelah puas dengan vagina Agnes . aku menarik Elsa menjauh sedikit dari tempat tidur . diah kusuruh meneruskan . Lalu dengan gaya 69, diah menyuruh Agnes menjilati vaginanya . Sementara itu, aku mulai mencumbu Elsa . Kubuka kaos ketatnya dengan terburu-buru . Lalu segera kubuka BH-nya . Sehingga payudaranya yang besar bergoyang-goyang di depan muk aku . Wow, tete kamu bagus banget . Apalagi putingnya, merah banget kayak permen, god aku sambil meremas-remas payudaranya dan mengulum putingnya yang besar . Sedangkan Elsa hanya tersenyum malu . Ahh, ah Kakak, bisa aja, katanya sambil tangan kirinya mengelus kepal aku dan tangan kanannya berusaha manjangkau penisku .

Melihat dia kesulitan, segera kudekatkan penisku dan kutekan-tekankan ke vaginanya . Sambil mendesah keenakan, tangannya mengocok penisku . Karena kurasakan air maniku hampir saja muncrat, segera kuhentikan kocokannya yang benar-benar nikmat itu . Harus ku aku i, kocokannya lebih nikmat daripada diah . Setelah menenangkan diri agar air maniku tidak keluar dulu, aku mulai melorotkan CD-nya yang sudah basah kuyup . Begitu terbuka, terlihat bulu kemaluannya lebat sekali, walaupun tidak selebat diah, sehingga membuatku sedikit kesulitan melihat vaginanya . Setelah kusibakkan, baru terlihat vaginanya yang berair . Kusuruh Elsa mengangkang lebih lebar lagi agar memudahkanku menjilat vaginanya . Kujilat dan kuciumi vaginanya . Kepal aku dijepit oleh kedua pahanya yang putih mulus dan padat . Nyaman sekali pikirku .

aahh, Kak . . Elsa mau pipiss . . erangnya sambil meremas pundakku .
Keluarin aja . Jangan ditahan, kat aku .
Baru selesai ngomong, dari vaginanya terpancar air yang lumayan banyak . Bahkan penisku sempat terguyur oleh pipisnya . Wah nikmat sekali jeritku dalam hati . Hangat .

Setelah selesai, kuajak Elsa kembali ke tempat tidur . Kulihat diah dan Agnes sedang asyik berciuman sambil tangan keduanya memainkan vaginanya masing-masing . Sementara di sprei terlihat ada banyak cairan . Rupanya keduanya sudah sempat ej aku lasi . Karena diah adalah pacarku, maka ia yang dapat kesempatan pertama untuk merasakan penisku . Kusuruh diah nungging . Sayang, diah udah lama nunggu saat-saat ini, katanya sambil mengambil posisi nungging . Setelah sebelumnya sempat mencium bibirku dan kemudiah mengecup penisku dengan mesra .

Tanpa berlama-lama lagi, kuarahkan penisku ke vaginanya yang sedikit membuka . Lalu mulai kumasukkan sedikit demi sedikit . Vaginanya masih sangat sempit . Tapi tetap kupaksakan . Dengan hentakan, kutekan penisku agar lebih masuk ke dalam . Aachk! Sayang, sa . . sakit! aahhck . . ahhck . . diah mengerang tetapi aku tak peduli . Penisku terus kuhunjamkan . Sehingga akhirnya penisku seluruhnya masuk ke dalam vaginanya . Kuistirahatkan penisku sebentar . Kurasakan vaginanya berdenyut-denyut . Membuatku ingin beraksi lagi . Kumulai lagi kocokan penisku di dalam vaginanya yang basah sehingga memudahkan penisku untuk bergerak . Kutarik penisku dengan perlahan-lahan membuatnya menggeliat dalam kenikmatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya . Makin kupercepat kocokanku . Tiba-tiba tubuh diah menggeliat dengan liar dan mengerang dengan keras . Kemudiah tubuhnya kembali melemas dengan nafas yang memburu . Kurasakan penisku bagai disemprot oleh air hangat . Rupanya diah sudah ejaku lasi . Kucabut penisku dari vaginanya . Terlihat ada cairan yang menetes dari vaginanya .
Kok ada darahnya sayang? tanya diah terkejut ketika melihat ke vaginanya .
Kan baru pertama kali, balas diah mesra .
Udah, nggak apa-apa . Yang penting nikmat kan sayang? kat aku menenangkannya sambil mengeluskan penisku ke mulut Elsa . diah cuma tersenyum dan setelah kucium bibirnya, aku pindah ke Elsa .

Sambil mengambil posisi mengangkang di atasnya, kudekatkan penisku ke mulutnya . Kusuruh mengulum sebentar . Lalu kuletakkan penisku di antara belahan payudaranya . Kemudiah kudekatkan kedua payudaranya sehingga menjepit penisku . Begitu penisku terjepit oleh payudaranya, kurasakan kehangatan . Ooh . . Elsa, hangat sekali . Seperti vagina, kat aku sambil memaju-mundurkan pinggulku . Elsa tertawa kegelian . Tapi sebentar kemudiah yang terdengar dari mulutnya hanyalah desahan kenikmatan .

Setelah beberapa saat mengocok penisku dengan payudaranya, kutarik penisku dan kuarahkan ke mulut bawahnya . Dimasukin sekarang ya? kat aku sambil mengusapkan penisku ke bibir kewanitaannya . Kusuruh Elsa lebih mengangkang . Kupegang penisku dan kemudiah kumasukkan ke dalam kewanitaannya . Dibanding diah, vagina Elsa lebih mudah dimasuki karena lebih lebar . Kedua jarinya membuka kewanitaannya agar lebih gampang dimasuki . Sama seperti kakaknya, Elsa sempat mengerang kesakitan . Tapi tampaknya tidak begitu dipedulikannya . Kenikmatan hubungan seks yang belum pernah dia rasakan mengalahkan perasaan apapun yang dia rasakan saat itu . Kupercepat kocokanku . Aahh . . aahh . . aacchk . . Kak terus Kak . . ahh . . ahh . . mmh . . aahh . . Elsa udah mau ke . . keluar . Mendengar itu, semakin dalam kutanamkan penisku dan semakin kupercepat kocokanku . Aahh . . Kak . . Elsa keluar! mmh . . aahh . . ahh . . Segera kucabut penisku . Dan kemudiah dari bibir kemaluannya mengalir cairan yang sangat banyak . Elsa, nikmat khan? tany aku sambil menyuruh Agnes mendekat . Enak sekali Kak . Elsa belum pernah ngerasain yang kayak gitu . Boleh kan Elsa ngerasain lagi? tanyanya dengan mata yang sayu dan senyum yang tersungging di bibirnya . aku mengangguk . Dengan gerakan lamban, Elsa pindah mendekati diah . Yang kemudiah disambut dengan ciuman mesra oleh diah .

Nah, sekarang giliran kamu, kat aku sambil merangkul pundak Agnes . Kemudiah, untuk merangsangnya kembali, kurendahkan tubuhku dan kumainkan payudaranya . Bisa kudengar jantungnya berdegup dengan keras . Agnes jangan tegang ya . Rileks aja, bujukku sambil membelai-belai vaginanya yang mulai basah . Agnes cuma mengangguk lemah . Kubaringkan tubuhku . Kubimbing Agnes agar duduk di atasku . Setelah itu kuminta mendekatkan vaginanya ke mulutku . Setelah dekat, segera kucium dan kujilati dengan penuh nafsu . Kusuruh tangannya mengocok penisku . Beberapa saat kemudiah, Kak . . aahh . . ada yang . . mau . . keluar dari memek Agnes . . aahh . . ahh, erangnya sambil menggeliat-geliat . Jangan ditahan Agnes . Keluarin aja, kat aku sambil meringis kesakitan . Soalnya tangannya meremas penisku keras sekali . Baru saja aku selesai ngomong, vaginanya mengalir cairan hangat . Aahh . . aachk . . nikmat sekali Kak . . nikmat . . jerit Agnes dengan tangan meremas-remas payudaranya sendiri .

Setelah kujilati vaginanya, kusuruh dia jongkok di atas penisku . Begitu jongkok, kuangkat pinggulku sehingga kepala penisku menempel dengan bibir vaginanya . Kubuka vaginanya dengan jari-jariku, dan kusuruh dia turun sedikit-sedikit . Vaginanya sempit sekali . Maklum, masih anak-anak . Penisku mulai masuk sedikit-sedikit . Agnes mengerang menahan sakit . Kulihat darah mengalir sedikit dari vaginanya . Rupanya selaput daranya sudah berhasil kutembus . Setelah setengah dari penisku masuk, kutekan pinggulnya dengan keras sehingga akhirnya penisku masuk semua ke vaginanya . Hentakan yang cukup keras tadi membuat Agnes menjerit kesakitan .

Untuk mengurangi rasa sakitnya, kuraba payudaranya dan kuremas-remas dengan lembut . Setelah Agnes merasa nikmat, baru kuteruskan mengocok vaginanya . Lama-kelamaan Agnes mulai menikmati kocokanku . Kunaik-turunkan tubuhnya sehingga penisku makin dalam menghunjam ke dalam vaginanya yang semakin basah . Kubimbing tubuhnya agar naik turun . Aahh . . aahh . . aachk . . Kak . . Agnes . . mau keluar . . lagi, katanya sambil terengah-engah . Selesai berbicara, penisku kembali disiram dengan cairan hangat . Bahkan lebih hangat dari kedua kakaknya . Begitu selesai ej aku lasi, Agnes terkulai lemas dan memelukku . Kuangkat wajahnya, kubelai rambutnya dan kulumat bibirnya dengan mesra .

Setelah kududukkan Agnes di sebelahku, kupanggil kedua kakaknya agar mendekat . Kemudiah aku berdiri dan mendekatkan penisku ke muka mereka bertiga . Kukocok penisku dengan tanganku . aku sudah tidak tahan lagi . Mereka secara bergantian mengulum penisku . Membantuku mengeluarkan air mani yang sejak tadi kutahan . Makin lama semakin cepat . Dan akhirnya, croott . . croott . . creet . . creet! Air maniku memancar banyak sekali . Membasahi wajah kakak beradik itu . Kukocok penisku lebih cepat lagi agar keluar lebih banyak . Setelah air maniku tidak keluar lagi, ketiganya tanpa disuruh menjilati air mani yang masih menetes . Lalu kemudiah menjilati wajah mereka sendiri bergantian . Setelah selesai, kubaringkan diriku, dan ketiganya kemudiah merangkulku . Agnes di kananku, Elsa di samping kiriku, sedangkan diah tiduran di tubuhku sambil mencium bibirku . Kami berempat akhirnya tertidur kecapaian . Apalagiaku , sepanjang pengalamanku berhubungan seks, belum pernah aku merasakan yang senikmat ini . Dengan tiga orang gadis, adik kakak, masih perawan pula semuanya . That was the best day of my live .

GRATIS DOWNLOAD VIDEO BOKEP!!

Video Bokep
Download gratis