makin malam makin asyik
Bandar Betting Online Terpercaya agen judi online
agen judi online
agen judi online

agen judi online

agen judi online
agen judi online
agen judi online
agen judi online

Cerita Ngentot Teman Adikku Yang Manis

22nd May 2013 | Cat: cerita dewasa | 46212 Views |

Cerita Ngentot Teman Adikku Yang Manis- Spesial Update Foto Imut Cantik pengembaramalam.com kali ini akan berbagi informasi unik seputar Berita Harian Dewasa Terbaru Posting Pilihan Cerita Dewasa~vidio 3gp~ Berita Heboh~ Unik Asik Semoga Postingan Kali ini lebih menghibur Pecinta pengembaramalam.com Foto Hot ~ABG` Artis model Cantik IMut, Igo BugilCewek Bispak Tante.

Cerita Ngentot Teman Adikku Yang Manis

Cerita ini berawal ketika aku pacaran dengan diah . diah adalah seorang gadis mungil dengan tubuh yang seksi dan dibalut oleh kulit yang putih mulus . Walaupun payudaranya tidak terlalu besar, ya . . kira-kira berukuran 34 lah . Selama pacaran, kami belum pernah berhubungan badan . Hanya saja kalau nafsu sudah tidak bisa ditahan, biasanya kami melaku kan oral seks .

diah memiliki dua orang adik perempuan yang cantik . Adiknya yang pertama, namanya Elsa, juga mempunyai kulit yang putih mulus . Namun payudaranya jauh lebih besar daripada kakaknya . Menurut kakaknya, ukurannya 36B . Inilah yang selalu menjadi perhatianku kalau aku sedang ngapel ke rumah diah . Payudaranya yang berayun-ayun kalau sedang berjalan, membuat penisku berdiri tegak karena membayangkan betapa enaknya memegang payudaranya . Sedangkan adiknya yang kedua masih kelas 2 SMP . Namanya Agnes . Tidak seperti kedua kakaknya, kulitnya berwarna sawo matang . Tubuhnya semampai seperti seorang model cat walk . Payudaranya baru tumbuh . Sehingga kalau memakai baju yang ketat, hanya terlihat tonjolan kecil dengan puting yang mencuat . Walaupun begitu, gerak-geriknya sangat sensual .

Pada suatu hari, saat di rumah diah sedang tidak ada orang, aku datang ke rumahnya . Wah, pikiranku langsung terbang ke mana-mana . Apalagi diah mengenakan daster dengan potongan dada yang rendah berwarna hijau muda sehingga terlihat kontras dengan kulitnya . Kebetulan saat itu aku membawa VCD yang baru saja kubeli . Maksudku ingin kutonton berdua dengan diah . Baru saja hendak kupencet tombol play, tiba-tiba diah menyodorkan sebuah VCD porno .
Hei, dapat darimana sayang? tany aku sedikit terkejut .
Dari teman . Tadi dia titip ke diah karena t aku t ketahuan ibunya, katanya sambil duduk di pangkuanku .
Nonton ini aja ya sayang . diah kan belum pernah nonton yang kayak gini, ya? pintanya sedikit memaksa .
Oke, terserah kamu, jawabku sambil menyalakan TV .

Beberapa menit kemudiah, kami terp aku pada adegan panas demi adegan panas yang ditampilkan . Tanpa terasa penisku mengeras . Menusuk-nusuk pantat diah yang duduk di pangkuanku . diah pun memandang ke arahku sambil tersenyum . Rupanya dia juga merasakan .
Ehm, kamu udah terangsang ya sayang? tanyanya sambil mendesah dan kemudiah mengulum teling aku . aku hanya bisa tersenyum kegelian . Lalu tanpa basa-basi kuraih bibirnya yang merah dan langsung kucium, kujilat dengan penuh nafsu . Jari-jemari diah yang mungil mengelus-elus penisku yang semakin mengeras .

Lalu beberapa saat kemudiah, tanpa kami sadari ternyata kami sudah telanjang bulat . Segera saja diah kugendong menuju kamarnya . Di kamarnya yang nyaman kami mulai mel aku kan foreplay . Kuremas payudaranya yang kiri . Sedangkan yang kanan kukulum putingnya yang mengeras . Kurasakan payudaranya semakin mengeras dan kenyal . Kuganti posisi . Sekarang lidahku liar menjilati vaginanya yang basah . Kuraih klitorisnya, dan kugigit dengan lembut .

Aahh . . ahh . . sa . . sayang, diah udah nggak kuat . . emh . . ahh . . diah udah mau keluar . . aackh . . ahh . . ahh! Kurasakan ada cairan hangat yang membasahi muk aku . Setelah itu, kudekatkan penisku ke arah mulutnya . Tangan diah meremas batangku sambil mengocoknya dengan perlahan, sedangkan lidahnya memainkan buah pelirku sambil sesekali mengulumnya . Setelah puas bermain dengan buah pelirku, diah mulai memasukkan penisku ke dalam mulutnya . Mulutnya yang mungil tidak muat saat penisku masuk seluruhnya . Tapi ku aku i sedotannya memang nikmat sekali . Sambil terus mengulum dan mengocok batang penisku, diah memainkan puting susuku . Sehingga membuatku hampir ej aku lasi di mulutnya . Untung masih dapat kutahan . aku tidak mau keluar dulu sebelum merasakan penisku masuk ke dalam vaginanya yang masih perawan itu .

Saat sedang hot-hotnya, tiba-tiba pintu kamar terbuka . aku dan diah terkejut bukan main . Ternyata yang datang adalah kedua adiknya . Keduanya spontan berteriak kaget .
Kak diah, apa-apan sih? Gimana kalau ketahuan Mama? teriak Agnes . Sedangkan Elsa hanya menunduk malu . aku dan diah saling berpandangan . Kemudiah aku bergerak mendekati Agnes . Melihatku yang telanjang bulat dengan penis yang berdiri tegak, membuat Agnes berteriak tertahan sambil menutup matanya .
Iih . . Kakak! jeritnya . Itunya berdiri! katanya lagi sambil menunjuk penisku . aku hanya tersenyum melihat tingkah l aku nya .
Setelah dekat, kurangkul dia sambil berkata, Agnes, Kakak sama Kak diah kan nggak ngapa-ngapain . Kita kan lagi pacaran . Yang namanya orang pacaran ya . . kayak begini ini . Nanti kalo Agnes dapet pacar, pasti ngel aku in yang kayak begini juga . Agnes udah bisa apa belum? tany aku sambil mengelus pipinya yang halus . Agnes menggeleng perlahan .
Mau nggak Kakak ajarin? tany aku lagi . Kali ini sambil meremas pantatnya yang padat .
Mmh, Agnes malu ah Kak, desahnya .
Kenapa musti malu? Agnes suka nggak sama Kakak? kat aku sambil menciumi belakang lehernya yang ditumbuhi rambut halus .
Ahh, i . . iya . Agnes udah lama suka ama Kakak . Tapinya nggak enak sama Kak diah, jawabnya sambil memejamkan mata .

Tampaknya Agnes menikmati ciumanku di lehernya . Setelah puas menciumi leher Agnes,aku beralih ke Elsa .
Kalo Elsa gimana? Suka nggak ama Kakak? Elsa mengangguk sambil kepalanya masih tertunduk .
Ya udah . Kalo gitu tunggu apa lagi, kat aku sambil menggandeng keduanya ke arah tempat tidur .
Elsa duduk di pinggiran tempat tidur sambil kusuruh untuk mengulum penisku . Pertamanya sih dia nggak mau, tapi setelah kurayu sambil kuraba payudaranya yang besar itu, Elsa mau juga . Bahkan setelah beberapa kali memasukkan penisku ke dalam mulutnya, Elsa tampaknya sangat menikmati tugasnya itu . Sementara Elsa sedang memainkan penisku, aku mulai merayu Agnes . Agnes, bajunya Kakak buka ya? pint akusedikit memaksa sambil mulai membuka kancing baju sekolahnya . Lalu kulanjutkan dengan membuka roknya . Ketika roknya jatuh ke lantai, terlihat CD-nya sudah mulai basah .

Segera saja kulumat bibirnya dengan bibirku . Lidahku bergerak-gerak menjilati lidahnya . Agnes pun kemudiah mel aku kan hal yang sama . Sambil tetap menciumi bibirnya, tanganku bermaksud membuka BH-nya . Tapi segera ditepiskannya tanganku .
Jangan Kak, malu . Dada Agnes kan kecil, katanya sambil menutupi dadanya dengan tangannya . Dengan tersenyum kuajak dia menuju ke kaca yang ada di meja rias . Kusuruh dia berkaca . Sementara aku ada di belakangnya . Dibuka dulu ya! kat aku membuka kancing BH-nya sambil menciumi lehernya .

Setelah BH-nya kujatuhkan ke lantai, payudaranya kuremas perlahan sambil memainkan putingnya yang berwarna coklat muda dan sudah mengeras itu . Nah, kamu lihat sendiri kan . Biar dada kamu kecil, tapi kan bentuknya bagus . Lagian kamu kan emang masih kecil, wajar aja kalo dada kamu kecil . Nanti kalo udah gede, dada kamu pasti ikutan gede juga, kat aku sambil mengusapkan penisku ke belahan pantatnya . Agnes mendesah keenakan . Kepalanya bersandar ke dad aku . Tangannya terkulai lemas . Hanya nafasnya saja yang kudengar makin memburu . Segera kugendong dia menuju ke tempat tidur . Kutidurkan dan kupelorotkan CD-nya . Bulu kemaluannya masih sangat jarang . Menyerupai bulu halus yang tumbuh di tangannya . Kulebarkan kakinya agar mudah menuju ke vaginanya . Kucium dengan lembut sambil sesekali kujilat klitorisnya . Sementara Elsa kusuruh untuk meremas-remas payudaranya adiknya itu . Aahh . . ach . . ge . . geli Kak . Tapi nikmat sekali, aahh terus Kak . Jangan berhenti . Mmh . . aahh . . ahh .

Setelah puas dengan vagina Agnes . aku menarik Elsa menjauh sedikit dari tempat tidur . diah kusuruh meneruskan . Lalu dengan gaya 69, diah menyuruh Agnes menjilati vaginanya . Sementara itu, aku mulai mencumbu Elsa . Kubuka kaos ketatnya dengan terburu-buru . Lalu segera kubuka BH-nya . Sehingga payudaranya yang besar bergoyang-goyang di depan muk aku . Wow, tete kamu bagus banget . Apalagi putingnya, merah banget kayak permen, god aku sambil meremas-remas payudaranya dan mengulum putingnya yang besar . Sedangkan Elsa hanya tersenyum malu . Ahh, ah Kakak, bisa aja, katanya sambil tangan kirinya mengelus kepal aku dan tangan kanannya berusaha manjangkau penisku .

Melihat dia kesulitan, segera kudekatkan penisku dan kutekan-tekankan ke vaginanya . Sambil mendesah keenakan, tangannya mengocok penisku . Karena kurasakan air maniku hampir saja muncrat, segera kuhentikan kocokannya yang benar-benar nikmat itu . Harus ku aku i, kocokannya lebih nikmat daripada diah . Setelah menenangkan diri agar air maniku tidak keluar dulu, aku mulai melorotkan CD-nya yang sudah basah kuyup . Begitu terbuka, terlihat bulu kemaluannya lebat sekali, walaupun tidak selebat diah, sehingga membuatku sedikit kesulitan melihat vaginanya . Setelah kusibakkan, baru terlihat vaginanya yang berair . Kusuruh Elsa mengangkang lebih lebar lagi agar memudahkanku menjilat vaginanya . Kujilat dan kuciumi vaginanya . Kepal aku dijepit oleh kedua pahanya yang putih mulus dan padat . Nyaman sekali pikirku .

aahh, Kak . . Elsa mau pipiss . . erangnya sambil meremas pundakku .
Keluarin aja . Jangan ditahan, kat aku .
Baru selesai ngomong, dari vaginanya terpancar air yang lumayan banyak . Bahkan penisku sempat terguyur oleh pipisnya . Wah nikmat sekali jeritku dalam hati . Hangat .

Setelah selesai, kuajak Elsa kembali ke tempat tidur . Kulihat diah dan Agnes sedang asyik berciuman sambil tangan keduanya memainkan vaginanya masing-masing . Sementara di sprei terlihat ada banyak cairan . Rupanya keduanya sudah sempat ej aku lasi . Karena diah adalah pacarku, maka ia yang dapat kesempatan pertama untuk merasakan penisku . Kusuruh diah nungging . Sayang, diah udah lama nunggu saat-saat ini, katanya sambil mengambil posisi nungging . Setelah sebelumnya sempat mencium bibirku dan kemudiah mengecup penisku dengan mesra .

Tanpa berlama-lama lagi, kuarahkan penisku ke vaginanya yang sedikit membuka . Lalu mulai kumasukkan sedikit demi sedikit . Vaginanya masih sangat sempit . Tapi tetap kupaksakan . Dengan hentakan, kutekan penisku agar lebih masuk ke dalam . Aachk! Sayang, sa . . sakit! aahhck . . ahhck . . diah mengerang tetapi aku tak peduli . Penisku terus kuhunjamkan . Sehingga akhirnya penisku seluruhnya masuk ke dalam vaginanya . Kuistirahatkan penisku sebentar . Kurasakan vaginanya berdenyut-denyut . Membuatku ingin beraksi lagi . Kumulai lagi kocokan penisku di dalam vaginanya yang basah sehingga memudahkan penisku untuk bergerak . Kutarik penisku dengan perlahan-lahan membuatnya menggeliat dalam kenikmatan yang belum pernah dia rasakan sebelumnya . Makin kupercepat kocokanku . Tiba-tiba tubuh diah menggeliat dengan liar dan mengerang dengan keras . Kemudiah tubuhnya kembali melemas dengan nafas yang memburu . Kurasakan penisku bagai disemprot oleh air hangat . Rupanya diah sudah ejaku lasi . Kucabut penisku dari vaginanya . Terlihat ada cairan yang menetes dari vaginanya .
Kok ada darahnya sayang? tanya diah terkejut ketika melihat ke vaginanya .
Kan baru pertama kali, balas diah mesra .
Udah, nggak apa-apa . Yang penting nikmat kan sayang? kat aku menenangkannya sambil mengeluskan penisku ke mulut Elsa . diah cuma tersenyum dan setelah kucium bibirnya, aku pindah ke Elsa .

Sambil mengambil posisi mengangkang di atasnya, kudekatkan penisku ke mulutnya . Kusuruh mengulum sebentar . Lalu kuletakkan penisku di antara belahan payudaranya . Kemudiah kudekatkan kedua payudaranya sehingga menjepit penisku . Begitu penisku terjepit oleh payudaranya, kurasakan kehangatan . Ooh . . Elsa, hangat sekali . Seperti vagina, kat aku sambil memaju-mundurkan pinggulku . Elsa tertawa kegelian . Tapi sebentar kemudiah yang terdengar dari mulutnya hanyalah desahan kenikmatan .

Setelah beberapa saat mengocok penisku dengan payudaranya, kutarik penisku dan kuarahkan ke mulut bawahnya . Dimasukin sekarang ya? kat aku sambil mengusapkan penisku ke bibir kewanitaannya . Kusuruh Elsa lebih mengangkang . Kupegang penisku dan kemudiah kumasukkan ke dalam kewanitaannya . Dibanding diah, vagina Elsa lebih mudah dimasuki karena lebih lebar . Kedua jarinya membuka kewanitaannya agar lebih gampang dimasuki . Sama seperti kakaknya, Elsa sempat mengerang kesakitan . Tapi tampaknya tidak begitu dipedulikannya . Kenikmatan hubungan seks yang belum pernah dia rasakan mengalahkan perasaan apapun yang dia rasakan saat itu . Kupercepat kocokanku . Aahh . . aahh . . aacchk . . Kak terus Kak . . ahh . . ahh . . mmh . . aahh . . Elsa udah mau ke . . keluar . Mendengar itu, semakin dalam kutanamkan penisku dan semakin kupercepat kocokanku . Aahh . . Kak . . Elsa keluar! mmh . . aahh . . ahh . . Segera kucabut penisku . Dan kemudiah dari bibir kemaluannya mengalir cairan yang sangat banyak . Elsa, nikmat khan? tany aku sambil menyuruh Agnes mendekat . Enak sekali Kak . Elsa belum pernah ngerasain yang kayak gitu . Boleh kan Elsa ngerasain lagi? tanyanya dengan mata yang sayu dan senyum yang tersungging di bibirnya . aku mengangguk . Dengan gerakan lamban, Elsa pindah mendekati diah . Yang kemudiah disambut dengan ciuman mesra oleh diah .

Nah, sekarang giliran kamu, kat aku sambil merangkul pundak Agnes . Kemudiah, untuk merangsangnya kembali, kurendahkan tubuhku dan kumainkan payudaranya . Bisa kudengar jantungnya berdegup dengan keras . Agnes jangan tegang ya . Rileks aja, bujukku sambil membelai-belai vaginanya yang mulai basah . Agnes cuma mengangguk lemah . Kubaringkan tubuhku . Kubimbing Agnes agar duduk di atasku . Setelah itu kuminta mendekatkan vaginanya ke mulutku . Setelah dekat, segera kucium dan kujilati dengan penuh nafsu . Kusuruh tangannya mengocok penisku . Beberapa saat kemudiah, Kak . . aahh . . ada yang . . mau . . keluar dari memek Agnes . . aahh . . ahh, erangnya sambil menggeliat-geliat . Jangan ditahan Agnes . Keluarin aja, kat aku sambil meringis kesakitan . Soalnya tangannya meremas penisku keras sekali . Baru saja aku selesai ngomong, vaginanya mengalir cairan hangat . Aahh . . aachk . . nikmat sekali Kak . . nikmat . . jerit Agnes dengan tangan meremas-remas payudaranya sendiri .

Setelah kujilati vaginanya, kusuruh dia jongkok di atas penisku . Begitu jongkok, kuangkat pinggulku sehingga kepala penisku menempel dengan bibir vaginanya . Kubuka vaginanya dengan jari-jariku, dan kusuruh dia turun sedikit-sedikit . Vaginanya sempit sekali . Maklum, masih anak-anak . Penisku mulai masuk sedikit-sedikit . Agnes mengerang menahan sakit . Kulihat darah mengalir sedikit dari vaginanya . Rupanya selaput daranya sudah berhasil kutembus . Setelah setengah dari penisku masuk, kutekan pinggulnya dengan keras sehingga akhirnya penisku masuk semua ke vaginanya . Hentakan yang cukup keras tadi membuat Agnes menjerit kesakitan .

Untuk mengurangi rasa sakitnya, kuraba payudaranya dan kuremas-remas dengan lembut . Setelah Agnes merasa nikmat, baru kuteruskan mengocok vaginanya . Lama-kelamaan Agnes mulai menikmati kocokanku . Kunaik-turunkan tubuhnya sehingga penisku makin dalam menghunjam ke dalam vaginanya yang semakin basah . Kubimbing tubuhnya agar naik turun . Aahh . . aahh . . aachk . . Kak . . Agnes . . mau keluar . . lagi, katanya sambil terengah-engah . Selesai berbicara, penisku kembali disiram dengan cairan hangat . Bahkan lebih hangat dari kedua kakaknya . Begitu selesai ej aku lasi, Agnes terkulai lemas dan memelukku . Kuangkat wajahnya, kubelai rambutnya dan kulumat bibirnya dengan mesra .

Setelah kududukkan Agnes di sebelahku, kupanggil kedua kakaknya agar mendekat . Kemudiah aku berdiri dan mendekatkan penisku ke muka mereka bertiga . Kukocok penisku dengan tanganku . aku sudah tidak tahan lagi . Mereka secara bergantian mengulum penisku . Membantuku mengeluarkan air mani yang sejak tadi kutahan . Makin lama semakin cepat . Dan akhirnya, croott . . croott . . creet . . creet! Air maniku memancar banyak sekali . Membasahi wajah kakak beradik itu . Kukocok penisku lebih cepat lagi agar keluar lebih banyak . Setelah air maniku tidak keluar lagi, ketiganya tanpa disuruh menjilati air mani yang masih menetes . Lalu kemudiah menjilati wajah mereka sendiri bergantian . Setelah selesai, kubaringkan diriku, dan ketiganya kemudiah merangkulku . Agnes di kananku, Elsa di samping kiriku, sedangkan diah tiduran di tubuhku sambil mencium bibirku . Kami berempat akhirnya tertidur kecapaian . Apalagiaku , sepanjang pengalamanku berhubungan seks, belum pernah aku merasakan yang senikmat ini . Dengan tiga orang gadis, adik kakak, masih perawan pula semuanya . That was the best day of my live .